7 Perbedaan Susu Lactogen dan Bebelac serta Tips Memilihnya

Perbedaan Susu Lactogen dan Bebelac

Mengetahui perbedaan susu Lactogen dan Bebelac sangatlah penting. Sebab keduanya memiliki kelebihan dan manfaat yang berbeda bagi kebutuhan anak. Dengan mengetahui perbedaan ini, Anda pasti tidak mengalami dilema lagi saat memilih susu formula.

Kedua produk ini sama-sama sudah dikenal banyak masyarakat. Kandungan dan manfaatnya sudah banyak diakui oleh para ibu. Nah, berikut ini perbedaan keduanya yang bisa Anda simak.

Perbedaan Susu Lactogen dan Bebelac

Tampilan produk susu Lactogen dan Bebelac. (Esa Aja)

Meskipun susu Lactogen dan Bebelac sudah dirancang dengan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, namun setiap anak memiliki kebutuhannya masing-masing. Nah, inilah perbedaan susu Lactogen dan Bebelac yaitu :

1. Kandungan nutrisi

Nutrisi pada susu Lactogen terdiri dari zat besi, kalsium, dan beragam vitamin yang lengkap. Lactogen mengandung vitamin A, B, D, E, K, dan C yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan anak.

Sedangkan Bebelac memiliki kandungan nutrisi yang seimbang seperti minyak ikan yang dilengkapi FOS-GOS, mineral, asam alfa linoleat, dan vitamin. FOS-GOS yang ada pada susu formula ini bermanfaat untuk melindungi dan melancarkan sistem pencernaan anak.

2. Manfaat susu

Sesuai dengan kandungan yang ada pada kedua susu ini, maka susu Lactogen dan Bebelac memiliki manfaat dan kelebihannya masing-masing. Bebelac memiliki kelebihan untuk memperlancar sistem pencernaan.

Sedangkan bagi Anda yang ingin fokus pada pertumbuhan anak, Anda bisa menggunakan susu Lactogen yang kaya akan vitamin. Lactogen mampu memperkuat sistem imun membantu pertumbuhan tulang dan gigi.  

3. Harga susu Bebelac dan Lactogen

Meskipun rata-rata harga keduanya cukup mahal dibandingkan merek susu formula lainnya. Rentang harga Bebelac sedikit lebih mahal yakni dari harga Rp. 38.000 – 288.000. Sedangkan harga susu Lactogen berkisar antara Rp. 29.000 – 200.000.

4. Varian Bebelac dan Lactogen

Susu Bebelac terdiri dari beberapa varian, yaitu Bebelove (untuk anak usia 0-6 bulan), Bebelac 3 (untuk anak usia 1-3 tahun), Bebelac complete (untuk anak yang sangat aktif atau saat pemulihan ketika sakit), Bebelac 4 (untuk anak usia 3-6 tahun), dan Bebelac Gold Soya (untuk anak yang alergi susu sapi).

Lactogen juga terdiri dari 3 varian yang membedakannya adalah kegunaan varian tersebut. Ada Lactogen 1 (khusus untuk bayi berusia 0-6 bulan), Lactogen 2 (khusus untuk bayi usia 6-12 bulan), Lactogen 3 atau Lactogrow 3 (khusus untuk anak berusia 1-3 tahun), Lactogrow 4 (anak usia 3-5 tahun), dan Lactogen LLF (khusus alergi susu).

5. Kemasan

Susu Bebelac lebih unggul dalam hal kemasan, karena kemasan Bebelac lebih lengkap variannya. Sedangkan susu Lactogen hanya memiliki kemasan kaleng untuk varian BBLR dan Premature.

6. Perusahaan yang memproduksi

Keduanya diproduksi oleh perusahaan ternama, Lactogen diproduksi oleh Nestle yang produknya sudah familiar di telinga masyarakat. Sedangkan Bebelac diproduksi oleh PT. Nutricia Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari Danone.

7. Kemudahan membeli

Susu Bebelac lebih mudah didapatkan karena sudah dijual di pasar dan minimarket. Namun susu Lactogen merupakan susu yang jarang bisa Anda dapatkan di minimarket. Anda harus membelinya di supermarket.

Jadi Lactogen kurang tepat jika digunakan di daerah yang jauh dari supermarket karena Anda harus meluangkan waktu yang cukup untuk pergi kesana.

Ketujuh perbedaan susu Lactogen dan Bebelac di atas dapat menjadi pertimbangan Anda untuk menentukan susu si buah hati.

Tips Memilih Susu Formula untuk Anak

Seorang anak sedang meminum susu. (Liputan 6)

Setelah mengetahui perbedaan susu Lactogen dan Bebelac, ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan agar tidak bingung untuk memilih susu formula bagi si buah hati.

1. Sesuaikan dengan bayi

Pastikan Anda membeli susu yang sesuai untuk anak Anda. Selalu baca keterangan yang ada pada kemasan produk. Jangan sampai Anda memberikan susu usia 1-3 tahun kepada anak Anda yang masih berusia 6-12 bulan. Sebab kebutuhan anak berbeda-beda tergantung usianya.

2. Pilih susu yang tepat

Ada berbagai jenis susu seperti susu sapi dan kedelai. Sebaiknya Anda pilih susu sapi terlebih dahulu. Sebab penggunaan susu kedelai atau soya perlu konsultasi dengan dokter. Selain itu, susu soya mengandung banyak glukosa yang tidak baik untuk pertumbuhan gigi anak.

3. Pilih jenis protein

Susu formula memiliki berbagai jenis protein, kebanyakan protein yang dianjurkan adalah protein whey. Namun Anda juga bisa memilih perpaduan protein whey dan casein. Komposisi yang aman adalah sekitar 60 : 40 dengan komposisi whey yang lebih tinggi.

4. Konsultasi dengan dokter

Jika Anda masih belum menemukan susu yang sesuai dengan anak. Bahkan anak menunjukkan gejala lemas, diare atau muntah sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Nah, itulah beberapa perbedaan susu Lactogen dan Bebelac serta tips untuk memilih susu formula. Supaya anak mendapatkan nutrisi dan mengalami tumbuh kembang yang baik, ada baiknya Anda berhati-hati dalam memilih susu formula. Anda juga bisa melihat berbagai testimoni susu Lactogen dan Bebelac agar mendapatkan gambaran yan lebih jelas.

Exit mobile version